Erin berderap masuk, namun langkahnya langsung terkunci di ambang pintu. Ia membekap mulut, berusaha meredam pekikan ngeri saat melihat Madeleine tergeletak tak berdaya di lantai marmer, tak bergerak sedikit pun. “Kenapa kau hanya berdiri di sana?! Panggil dokter sekarang!” bentak Lucas. Suaranya menggelegar, memantul kasar di dinding kamar yang sunyi dan pengap. “B-baik, Yang Mulia!” Tanpa menunggu perintah kedua, Erin berbalik dan lari sekuat tenaga menyusuri lorong istana. Sementara itu, Lucas tetap mematung beberapa detik, menatap tubuh istrinya dengan sisa kemarahan yang perlahan terkikis oleh kepanikan yang menggerogoti dadanya. "Madeleine, kubilang bangun!" Lucas mengangkat tubuh Madeleine dan membaringkannya di ranjang dengan gerakan tergesa dan tidak stabil. Tangannya gemetar, mencerminkan amarah yang belum sepenuhnya padam, bercampur ketakutan yang menyesakkan, hingga akhirnya dokter istana datang dan mengambil alih situasi yang kacau. Ia mundur selangkah, mem
ปรับปรุงล่าสุด : 2026-02-09 อ่านเพิ่มเติม