Kiran tersentak karena tiba-tiba ditodong pertanyaan oleh sahabatnya. Belum juga dia bertanya apa yang temannya maksud, Kiran sudah disodori berita yang ada di grup chat karyawan perusahaan.“Seingatku, jumat kemarin kamu turun ke basement bersama Pak Elvano, ‘kan? Apa kamu tahu atau melihat, siapa yang membonceng Pak Elvano?”Tubuh Kiran membeku melihat berita yang rekannya maksud, apalagi ada foto saat dia dan Elvano keluar dari basement, walau tak ada yang mengenalinya karena memakai helm fullface.“Aku tidak tahu.” Kiran menggeleng dengan senyum canggung di wajahnya.Rekannya menatap tak percaya. “Masa sih kamu tidak tahu? Aku ingat, kamu tidak keluar di lobby dan ikut Pak Elvano ke basement. Masa kamu tidak tahu?”Senyum Kiran semakin kaku. “Itu … aku hanya membawakan berkas Pak Elvano sampai basement, setelah sampai di sana, aku keluar lebih dulu sebelum beliau,” kilahnya dengan wajah panik.Rekannya mengangguk-angguk. “Tapi siapa karyawan beruntung ini yang sampai dikencani Pak
Read more