Kiran menggeleng saat melihat kepanikan di wajah Widya.“Kami tidak akan menuntut apa pun lagi,” kata Kiran dengan tenang.“Dengarkan dulu penjelasan Kiran.” Surya akhirnya bicara setelah sejak tadi diam karena larut dalam kecanggungan.Widya benar-benar panik. Bagaimanapun mereka baru saja mau memulai kehidupan mereka agar lebih baik, sehingga pembahasan masa lalu menjadi begitu sensitif untuk mereka.Kiran menatap semua orang yang diam. Dia lebih dulu mengambil napas panjang, sebelum bicara.“Rumah itu sebenarnya aku tebus.” Kiran menatap satu persatu pada Widya, Mila, dan Yoga setelah dia bicara. “Tapi, aku menjualnya agar adil untuk semua orang.”Widya seperti ingin memprotes, tetapi dia sadar diri juga sudah menerima uang dari Kiran, sehingga Widya memilih diam.“Ayah sudah setuju, uang itu harus dibagi untuk tiga anaknya. Aku, Kak Mila, dan Kak Yoga, setelah dipangkas biaya penebusan rumah dan biaya lainnya.” Kiran bicara dengan tegas.Kiran mengeluarkan selembar kertas berisi ri
Last Updated : 2026-06-05 Read more