"Gawat... kondisinya sudah sangat kritis, Mbak," gumam Tresna dengan rahang yang mengeras dan dahi yang berkerut dalam."Maksud Bapak apa?! Papa masih bisa selamat, kan?! Jangan bilang hal yang aneh-aneh, Pak!" wanita itu kembali histeris, suaranya gemetar menahan takut."Denyut nadinya sudah sangat tipis, Mbak. Ini serangan jantung koroner akut, suplai oksigen ke otaknya bisa terputus kalau nggak segera ada tindakan medis!"Keringat dingin mulai mengalir deras di pelipis Tresna, bukan karena takut menghadapi kematian, tapi karena situasi ini adalah situasi paling buruk bagi setiap tenaga medis yang berada jauh dari fasilitas lengkap.Dengan gerakan refleks yang sudah sangat terlatih, Tresna merogoh seluruh saku celana panjangnya, mencari sesuatu yang bisa dia gunakan untuk pertolongan pertama darurat. Dirogohnya saku depan, hanya ada sisa keringat. Diperiksanya saku belakang, kosong melompong.Wajah Tresna seketika berubah tegang saat dia menyadari sebuah kenyataan pahit yang menghan
Última actualización : 2026-04-13 Leer más