Hubungan tidak selalu retak dengan suara keras. Kadang ia berubah pelan, seperti kain yang mulai menipis di satu sisi—tidak langsung robek, tapi cukup untuk membuat jari bisa merasakan perbedaannya. Dan Nadine adalah tipe perempuan yang peka terhadap perubahan sekecil apa pun. --- Sore itu, Nadine duduk di sofa apartemen Lingga sambil membuka kotak kecil berisi sampel kain untuk gaun acara bulan depan. Televisi menyala tanpa benar-benar ia tonton. Lingga keluar dari kamar kerja dengan kemeja yang sudah diganti. Wajahnya rapi seperti biasa. Terkontrol. Tapi Nadine sudah hafal ekspresinya. “Kamu sudah selesai?” tanya Nadine ringan. “Sudah,” jawab Lingga. Nada yang biasa. Terlalu biasa. Nadine berdiri, mendekat, dan merapikan kerah kemeja Lingga. Gerakan itu otomatis. Terlatih. Intim. Lingga membiarkannya. Dulu, ia biasanya akan menahan pergelangan tangan Nadine, mencium punggung tangannya sekilas, atau setidaknya tersenyum tipis. Sekarang, ia hanya berdiri diam
Read more