Lucas menatap wajah Rosella yang menatapnya antusias. "Benar, makanya aku membawa kamu ke sini." Jawab Lucas. Pria itu menatapnya dengan cara yang berbeda dari cara dia biasa menatap berkas pasien atau layar komputer di ruangannya tadi. Lebih terbuka, lebih tanpa penjagaan."Benar, kamu mau menjadi pasanganku?" Tanya Lucas pelan. "Lupakan Leon dan Adrian, Rosella."Suasana menjadi hening, hanya suara angin dan desiran air danau tenang yang terdengar. Rosella menatap Lucas beberapa detik, lalu memalingkan wajahnya ke air di bawah jembatan.Sebenarnya dia mau, stu pasangan, hidup yang lebih sederhana, tidak perlu membagi diri ke tiga arah sekaligus tapi untuk saat ini itu tidak mungkin."Kita bicarakan nanti saja ya, Tuan." Katanya akhirnya. "Tuan Adrian dan Tuan Leon pasti tidak akan melepaskan saya."Lucas tertawa, bukan tawa kecil, lebih dari itu, tawa yang keluar karena dia tahu betul Rosella tidak salah.Leon saja dari tadi malam tidak bisa menyembunyikan ketidakrelaan yang dike
اقرأ المزيد