Dengan terburu-buru, Rosella langsung melompat keluar dari kantong tidurnya. Ia mengganti pakaian lapangannya secepat kilat, menyikat gigi dengan tergesa-gesa, lalu menggendong tas ransel besar berisi peralatan camping-nya yang cukup berat. Pikirannya benar-benar kalut. Bagaimana bisa dia, yang selalu disiplin, mendadak tertidur seperti orang mati di hari sepenting ini? "Apa yang sebenarnya terjadi denganku semalam?" gumamnya pelan. Begitu keluar dari tenda dengan napas memburu, Rosella langsung dihadang oleh Pak Jason yang sudah menunggunya di area tengah perkemahan yang mulai sepi. "Nona, ah, maksud saya, Rosella!" panggil Pak Jason, buru-buru meralat sebutannya karena teringat ancaman Adrian semalam. "Kamu sudah bangun?" "Maafkan saya, Pak Jason! Saya benar-benar minta maaf karena kesiangan!" ucap Rosella dengan tubuh membungkuk berkali-kali, wajahnya memerah karena malu sekaligus panik. "Saya akan langsung berjalan menyusul rombongan sekarang juga!" "Tunggu, tunggu, janga
Last Updated : 2026-05-21 Read more