“Aahh … hmmh! Aku mau lagi!” Selvi mengigit selimut untuk menahan desahannya.Saat Sri keluar dari kamar mandi, ia menyapu dan membersihkan kamar Selvi. Tapi majikannya itu tetap membungkus dirinya dengan selimut. Makanan di meja juga belum disentuhnya.Sri kemudian mendekat. “Nona, apa makanannya tidak sesuai selera?”“Tidak, aku akan makan bentar lagi. Hanya saja aku mau tidur sebentar!” teriaknya dari balik selimut dengan nafas tersengal.“Okedeh, kalo gitu tak tinggal ya. Saya mau ke bawah cuci piring dulu Non!”“Hmm, yah!”Sri menutup pintu kamar setelah keluar, di tangga ia berpapasan dengan Bayu yang sedang membawa pelastik obat di tangannya.“Apa itu obat untuk tanganmu?” tanya Sri.“Benar, ini obat untuk tangan di dalamnya ada salep luka dan obat pil juga.” Tangan Bayu mengerat saat memegang kresek, takut jika Sri melihat obat kontrasepsi yang dibelinya.“Hmm … yaudah, sekarang masuk dan istira
Read more