Suasana di St' Mary's sore itu terasa tegang. Elion ada di sana namun perhatiannya tertuju pada tablet di tangannya. Rebecca melihatnya sekilas sebelum akhirnya fokus pada Richard. Eleanor dan Henry sudah bersiap dengan tas bawaan di tangan mereka. Hari itu adalah jadwal terapi kedua Richard, namun kedua orang tua Rebecca harus kembali ke kota mereka. "Maaf, ibu dan ayah tidak bisa berlama-lama di sini. Ayahmu mendapat pekerjaan mengurus kebun anggur milik wali kota sampai masa panen selesai." Eleanor mengusap bahu Rebecca pelan, ia menatap Elion dan merasa ada yang tidak beres dengan mereka berdua. Rebecca hanya tersenyum, "Tidak apa-apa, Bu. Telepon aku jika sudah sampai." Eleanor mengecup kening Richard, "Jagoan nenek kuat, nenek dan kakek harus pulang dulu. Jika ada kesempatan, pulanglah sebentar ke rumah." ia mengusap punggung tangan cucu laki-lakinya itu. "Iya, Nek. Hati-hati di jalan." Henry ikut mendekat ke ranjang dan mengusap pucuk rambut Richard. "Cepat sembuh, Richard
閱讀更多