Sepanjang perjalanan pulang, Jingga terus memikirkan ucapan Alex kepadanya. Sagara juga mengatakan hal yang sama, hubungannya dengan Sachi adalah permainan. Semua yang dilakukan oleh lelaki itu selama ini hanya sebuah cara untuk membuat Jingga menyingkir secara suka rela dari hidup Sagara.Sayangnya, Jingga tidak bisa dengan mudah menghilangkan rasa sakit hatinya yang diberikan oleh Sagara kepadanya. Bayangan masa itu, ketika Sagara selalu mengutamakan Sachi, akan dia ingat meskipun Sagara berlutut di depannya meminta pengampunan.Jingga sampai di depan pagar rumahnya. Pak Didi langsung membukakan pintu pagar dan pandangan Jingga mengarah pada satu titik di mana Sagara duduk di undakan pos penjaga sambil menyandarkan tubuhnya di dinding. Jingga sedikit terkejut, tetapi dia tak peduli. Memasukkan mobilnya begitu saja dan melewati Sagara seolah dia tak melihat lelaki itu di sana.Dilihat dari kaca spion, Sagara beranjak. Berjalan dengan langkah pasti mendekati mobil Jingga. Baru saja me
Huling Na-update : 2026-03-07 Magbasa pa