“Aku nggak suka sama Daniel, Jingga.”“Aku juga nggak suka sama Sachi. Tapi aku nggak pernah protes ke kamu saat kamu bawa dia di hadapanku.”Malam sudah larut, Daniel sudah pergi dari rumah orang tua Jingga sejak beberapa jam yang lalu, tetapi sepasang suami istri itu belum ada yang tidur. Sagara tidak mampu memejamkan matanya mengingat bagaimana Daniel diterima dengan sangat baik oleh keluarga istrinya.Ucapan ibu mertuanya pun terngiang di telinganya. Daniel akan tetap berada di hidup Jingga dan itu terdengar sangat menyebalkan bagi Sagara.“Jadi gini rasanya jadi kamu dulu?” Menatap langit-langit kamar, suara Sagara keluar seperti sebuah gumaman. Namun, Jingga yang berbaring di sampingnya pun masih tetap bisa mendengarnya. “Sakit banget.”“Aku nggak tahu seberapa sakitnya kamu sekarang melihat keberadaan Daniel di hidupku, tapi saat itu, aku justru merasa kecewa.”“Dan kekecewaan itu jauh lebih dari kata sakit.” Kali ini laki-laki itu menoleh menatap Jingga yang juga tengah menata
Huling Na-update : 2026-03-24 Magbasa pa