"Aku tahu setelah berada di vila ini, Tan. Awalnya aku tidak sengaja menemukan foto di tasnya Nikita," kataku menjelaskan.Tante Rina menatapku dalam-dalam, raut wajahnya yang pucat perlahan mulai terkontrol. "Tante percaya kamu bisa diandalkan, Ris. Tolong bantu kita. Kamu tahu, ayahmu sampai detik ini belum tahu jika Mirna adalah saudara kita. Kita tidak bisa bicara di sini, ini terlalu berbahaya takutnya ada mata-mata. Nanti kita bicarakan lagi, takutnya mereka curiga. Kamu duluan saja ke depan, nanti Tante belakangan."Aku mengangguk tegas. "Baik, Tan, aku mengerti. Aku akan bantu kalian. Tapi Tante juga harus membantuku mengungkap kematian sebenarnya ibuku.""Tenang saja, akan kami bantu. Tujuan kita sama, Ris. Jika nanti salah satunya terungkap, maka semua kebusukan itu akan terbongkar. Cepat kamu kembali lagi ke meja!" perintah Tante Rina berbisik.Aku berbalik dan segera berjalan kembali ke area gazebo depan. Di sana, suasana tampak ramai. Mereka semua sedang asyik berfoto ber
Last Updated : 2026-07-08 Read more