"Bodo amat!" balas Vera ketus, terus menariknya keluar dari area warung, melewati para tukang yang sedang bekerja.Para tukang bangunan yang melihat kejadian itu bersiul-siul menggoda."Wuidih! Diculik bidadari tuh Bang Jagoan!" celetuk salah satu tukang."Hati-hati, Bang! Jangan sampe lecet!" timpal yang lain sambil tertawa.Wajah Satria memerah padam. Harga dirinya sebagai penakluk preman runtuh seketika di depan para kuli bangunan gara-gara diseret wanita."Diem lu semua! Kerja yang bener!" balas Satria sok galak, tapi suaranya kalah oleh deru mesin molen.Sampai di depan mobil, Vera melepaskan cengkeramannya dengan kasar. Dia membuka pintu belakang, lalu menunjuk pintu depan dengan dagunya."Masuk. Sekarang. Jangan bikin saya nunggu lagi," desis Vera.Satria buru-buru mengelap tangannya yang berminyak ke celana kargo barunya (membuat Vera meringis jijik melihatnya), lalu membuka pintu depan dan melompat masuk ke samping Pak Maman.Vera membanting pintu belakang, lalu bersandar lel
Last Updated : 2026-02-12 Read more