Pembawa acara melangkah ke tengah panggung setelah tepuk tangan menyambut keluarga Moretti mereda. "Signore dan Signora, terima kasih atas kehadiran Anda malam ini." Ia menoleh kepada Valerius. "Merupakan kehormatan bagi kami mempersilakan Signore Valerius Moretti membuka gala ini." Mikrofon berpindah ke tangan pria tua itu. Ballroom kembali tenang. Bahkan bunyi gelas yang tadi sesekali terdengar ikut menghilang. Valerius tidak segera berbicara. Tatapannya menyapu ruangan yang dipenuhi wajah-wajah berpengaruh. Para pejabat, pemilik perusahaan pelayaran, investor, kolektor, hingga keluarga-keluarga lama Genoa menunggu tanpa suara. "Rumah yang bertahan puluhan tahun," ucapnya akhirnya, "tidak dibangun oleh batu yang kuat." "Melainkan oleh orang-orang yang menolak membiarkannya runtuh." Tak ada nada tinggi. Tak ada gerakan yang berlebihan. "Hari ini kita berkumpul bukan hanya untuk merayakan warisan yang telah dijaga, melainkan juga untuk memastikan
Read more