Juned bergerak cepat mencengkeram pergelangan tangan Caca, menahan gerakan jemari gadis itu yang semakin berani berusaha mengeluarkan kejantanannya dari balik celana. "Caca, jangan di sini, Ca," ucap Juned pelan dengan nada mendesak, matanya terus melirik cemas ke arah pintu.Caca hanya tersenyum manis tanpa rasa takut, lalu membalas tatapan panik bosnya itu. "Nanggung, Pak... udah bangun begini kok," bisik Caca manja, justru semakin sengaja menggeliatkan pinggulnya di atas paha Juned.Juned mengembuskan napas pendek, mencoba menekan gejolak di dadanya. "Kan kamu juga yang bikin bangun... udah, Ca... bahaya di sini," ucap Juned, suaranya naik satu oktav penuh penekanan."Udah, Bapak tenang aja, gak ada yang lihat juga kok," sahut Caca meyakinkan sembari mencoba melepaskan cengkeraman tangan Juned pada pergelangan tangannya.Jantung Juned mendadak berdegup dua kali lebih cepat saat matanya tanpa sengaja menatap ke arah luar ruangan melalui kaca buram. Bayangan seorang karyawan tampak b
Last Updated : 2026-06-21 Read more