Pagi ini, suasana di Mansion Ratore terasa jauh lebih tenang dibandingkan hari-hari sebelumnya yang penuh dengan intrik istana dan air mata palsu. Sinar matahari menerobos masuk melalui celah-celah jendela besar di kamar Elizabeth, menyinari partikel debu yang menari di udara. Tidak ada panggilan mendadak dari Ratu, tidak ada keributan dari William, dan yang terpenting, tidak ada bayang-bayang Lily Gorf yang menghantuinya.Elizabeth duduk di kursi riasnya, menatap pantulannya di cermin. Ia merasa jauh lebih ringan setelah surat pembatalan pertunangan itu dikirimkan, seolah-olah beban ribuan ton yang selama ini menekan pundaknya telah diangkat paksa."Amy," panggil Elizabeth pelan.Amy, yang sedang sibuk merapikan kotak perhiasan di atas meja rias, menoleh dengan cepat. "Iya, Nona?""Apa hari ini kau bersedia menemaniku keluar? Sepertinya aku butuh menghirup udara segar yang tidak beraroma politik," ucap Elizabeth sambil menyunggingkan senyum tipis.Mata Amy seketika membelalak, waj
Terakhir Diperbarui : 2026-04-29 Baca selengkapnya