Amy membawa anak itu pergi, masih menoleh cemas. “Gaun Anda—”“Hanya noda tanah,” jawab Elizabeth ringan. “Aku bisa berganti setelah ini.”Ia melangkah ke depan, berdiri di balik meja besar, dan mulai berbicara tentang kebersihan, sabun, air bersih, dan masker.Suaranya tenang, jelas, dan penuh keyakinan. Tidak ada ancaman, tidak ada nada merendahkan.Di pojok gereja, seorang pria bermantel hitam berdiri, wajahnya tersembunyi di balik tudung. Mata hijau emeraldnya mengamati Elizabeth tanpa berkedip.“Apakah itu benar Nona Ratore?” tanyanya pelan pada bawahan di sampingnya.“Benar, Dokter Agung,” jawab sang bawahan. “Beliau Elizabeth Ratore.”Pria itu tersenyum samar. “Dia juga yang menciptakan sabun gratis?”“Benar.”Senyumnya semakin dalam. “Ah… memang tidak ada gosip yang bisa dipercaya begitu saja.”Kilau tajam melintas di matanya. “Sepertinya,” katanya pelan, “masa depan Eldoria akan lumayan membaik.”Selesai sosialisasi mengenai cara menggunakan sabun yang benar—mulai dari membas
Terakhir Diperbarui : 2026-02-23 Baca selengkapnya