Usai kembali dari Grandvilles, tidak ada waktu istirahat untuk Alice. Usai mengganti pakaiannya, wanita itu bergegas kembali menemui Allard di kamar pria itu. Alice mengetuk pintu kayu di hadapannya. "Allard, bolehkah aku masuk...." Pintu kamar itu langsung terbuka. Allard berdiri di depannya dengan balutan kemeja katun putih dan celana bahan hitam panjang. "Masuklah." Allard mempersilakan sebelum pria itu menutup pintu kamarnya. Alice berdiri di depan pintu kamar menatap Allard yang kini menatapnya pula. "Ada apa, Sayang?" tanyanya. "Itu ... tadi Madam Paloma bilang soalan gaun pengantin. Mengapa kau repot-repot memesankan gaun pengantin untukku, padahal gaun pengantinku dulu masih ada," ujar Alice pada pria itu. "Gaun itu sudah usang, Alice. Pernikahan kita yang dulu akan berbeda dengan yang sekarang," jawab Allard, ia tersenyum menatap Alice yang kini berdiri bingung memandangnya. "Pernikahan kedua kita adalah pernikahan yang penuh kebahagiaan, semuanya harus baru,
최신 업데이트 : 2026-06-20 더 보기