Siang itu, di dalam ruang VIP sebuah restoran bintang lima yang sunyi, Saifanny duduk berhadapan dengan Bima.Awalnya Bima berniat mengajak Andien untuk bergabung, namun wanita itu menolak halus karena ingin menghabiskan waktu bersama Adrian di apartemennya.Makan siang di antara mereka sempat dilingkupi keheningan yang kaku, sebelum akhirnya Saifanny meletakkan sendoknya perlahan dan membuka konversasi."Adrian kemarin menemuiku, Bim. Aku tidak bisa membaca ekspresinya, jadi kupikir dia berniat meminta maaf karena hanya memberikan peringatan pada ayahnya," mulai Saifanny, suaranya terdengar datar namun menyiratkan kekecewaan yang mendalam."Namun, dugaanku meleset. Dia justru memohon kepadaku untuk menghentikan seluruh rencana balas dendam terhadap ayahnya."Bima mendengarkan penuturan itu dengan dagu terangkat, sepasang matanya menatap lekat ke arah Saifanny."Itulah alasan utama mengapa aku harus segera mengemasi barang-barangku. Aku akan secepatnya pergi meninggalkan negara ini be
최신 업데이트 : 2026-05-27 더 보기