Siang itu, hamparan taman yang terletak dekat dengan lahan proyek panti jompo dilingkupi atmosfer yang begitu suram.Adrian, Saifanny, dan Bima duduk bersama di atas sebuah kursi panjang dengan pandangan mata yang tertuju datar ke depan.Pikiran mereka masih tersita oleh kekalahan siber yang baru saja terjadi."Jadi... menurutmu apa yang akan kakekmu lakukan setelah kamu mengatakan semua kebenaran tentang kematian Adipramanna?" tanya Saifanny parau, tanpa menoleh sedikit pun pada Adrian yang berada di sampingnya.Adrian mengembuskan napas pendek, menatap hamparan rumput di bawah kaki mereka."Dia akan menghadapi kurungan yang lebih buruk dari penjara kota," ucap Adrian datar, terselip nada dingin yang menusuk.Saifanny mengangguk pelan, mencerna kalimat tersebut."Kau tidak perlu khawatir, Fanny. Dia tidak akan mengganggumu atau siapa pun lagi. Kakek sangat menyayangi mendiang Om Adi, dia tidak akan pernah memaafkan ayahku," lanjut Adrian mencoba meyakinkan.Saifanny melirik Adrian se
Read more