Saat Kia melangkah pergi, keheningan yang ditinggalkannya terasa begitu pekat, seolah udara itu sendiri enggan bergerak. Para manusia yang dibawanya—para pelayan, sopir, dan asisten pribadi—segera bekerja dengan presisi mesin yang telah dilatih bertahun-tahun. Mereka bergerak dalam harmoni sunyi; kotak-kotak dibongkar, perabot kayu dipoles hingga memantulkan cahaya redup, seprai diganti dengan kain baru yang beraroma lavendel, dan rak-rak ditata rapi dengan persediaan kebutuhan dasar.Theodore, Xavier, Samantha, dan Logan berdiri mematung, mengamati dari kejauhan. Tak satu pun dari mereka mengangkat tangan untuk membantu, meskipun setiap insting purba dalam diri mereka memberontak, menuntut agar orang asing tidak berani menginjak-injak wilayah kekuasaan mereka.Para manusia itu mencuri pandang saat bekerja—tatapan cepat dan tajam yang mereka kira tersamar dengan baik. Namun, bagi telinga serigala Logan yang terasah, bisikan-bisikan itu terdengar sebening kristal di
Last Updated : 2026-03-06 Read more