Mia duduk kaku di kursi pengunjung, matanya bolak-balik antara wajah Daniel yang tenang dan kilap redup layar monitor. Sudah beberapa menit ia menggigit bibir, menyusun kata-kata di dalam kepala, sampai akhirnya semuanya tumpah begitu saja."Daniel, kau harus memastikan Freya dipecat dari perusahaanmu. Bagaimana pun caranya."Kata-kata itu menggantung di udara. Daniel tidak bergerak. Tidak satu kata keluar, tidak satu ekspresi berubah. Diamnya dingin dan tidak memberi celah, seperti ia tidak mendengar apa pun.Mia mulai gelisah. Tangannya meraih lengan Daniel, menariknya pelan, lalu makin keras, putus asa memancing reaksi apa pun. "Daniel, kau dengar aku?" desaknya, suaranya gemetar antara marah dan cemas.Akhirnya matanya bergerak, tajam dan langsung. "Tinggalkan aku, Mia."Alisnya mengernyit. "Kau sudah berubah. Apa kau tidak sadar? Sejak perempuan itu masuk ke hidupmu, kau tidak lagi sama. Ia melakukan sesuatu padamu, aku yakin it
Terakhir Diperbarui : 2026-03-11 Baca selengkapnya