BAB 54 SUDAH TANPA RASA CANGGUNGChatrine melingkarkan lengan ke leher Liam, wajahnya menyusupkan banyak kecupan ke dada bidang lelakinya, mengajak, menggoda, dan membuat panas berdebar.Tangga besar rumah itu terasa sunyi, hanya suara langkah kokoh Liam yang bergema. Sorot matanya lurus ke depan, mantap, seolah seluruh dunia tak lagi penting selain ingin segera membawa Chatrine ke atas ranjang.Pintu kamar berwarna putih gading terbuka perlahan. Aroma segar dan lembut menyambut mereka, wangi bunga mawar segar di vas kristal yang diletakkan di meja sudut, bercampur dengan aroma lembut linen bersih. Dari jendela besar yang menghadap danau, cahaya sore menembus tirai tipis, menebarkan kilau keemasan hangat di atas ranjang berkanopi dengan sprei sutra putih.Liam menutup pintu dengan kakinya, lalu melangkah mantap ke dalam kamar. Tanpa banyak jeda, ia meletakkan Chatrine di atas ranjang. Tubuh wanita itu tenggelam dalam kelembutan kasur, rambutnya menyebar di bantal, berkilau keemasan d
Terakhir Diperbarui : 2026-05-12 Baca selengkapnya