BAB 89 AKAN CHATRINE BUKTIKANSore hari itu, cahaya matahari yang menurun menembus kaca-kaca tinggi rumah besar keluarga Loghan. Di lantai dua, ada sebuah ruangan luas dengan pintu ganda putih gading. Sejak dulu ruangan tersebut telah dijadikan ruang bermain anak-anak.Begitu pintu dibuka, aroma khas mainan plastik bercampur lembut dengan wangi karpet wol yang mahal. Ruangan itu begitu luas, hampir sebesar sebuah apartemen kecil. Dindingnya dihiasi mural warna-warni, langit biru, awan putih, dan gambar hewan hutan. Rak-rak kayu tinggi berjejer rapi, dipenuhi boneka beruang, kuda goyang, robot, mobil-mobilan, puzzle, dan ratusan buku cerita bergambar.Di sudut, ada kastil mainan raksasa, lengkap dengan jembatan gantung kecil. Sementara di tengah ruangan terhampar karpet bundar berwarna cerah dengan huruf-huruf alfabet.Chatrine melangkah perlahan, sepatu haknya nyaris tak menimbulkan suara di karpet tebal. Matanya menyapu rak mainan, mencari sesuatu... sebuah bola berwarna merah.Tang
Last Updated : 2026-06-18 Read more