Ledakan itu tidak menggelegar.Ia tidak merobek langit, tidak menghancurkan gunung, tidak menulikan telinga. Ledakan itu justru terasa seperti embusan napas panjang yang selama ini ditahan dunia.Dari lokasi tempat Pilar Asal pernah berdiri, gelombang cahaya menyebar —lembut, namun tak terbendung.Ia menjalar melalui tanah, menembus batu dan air, menyentuh angin, merambat di sepanjang urat-urat dunia yang tak terlihat oleh manusia biasa.Wu Teng berdiri di pusatnya.Lelaki bertubuh kekar itu merasakan ledakan lembut itu bukan sebagai kejadian di luar dirinya, melainkan sebagai denyut dari jantungnya sendiri.Tanda bintang tujuh di dadanya berkilau samar, seperti bara di bawah kulit.Ling’er berdiri beberapa langkah di depannya, wajahnya pucat namun penuh takjub.Gadis itu menyaksikan cahaya membentang ke segala arah, menyelinap ke lembah-lembah, menyusuri sungai-sungai, melompat ke cakrawala seperti burung cahay
Read more