"roni sialan kamu lebih pelan lagi kamu bisa melukainya jika begini..."protes mbak maya saat roni terasa mempercepat diri."Astaga maaf sayang, baiklah aku akan lebih pelan oke," kata roni sambil terus bergerak tapi lebih menurutkan tempo gerakannya."Sial...kalo begini terus aku tidak bisa menahan diri agar lebih cepat, tapi aku juga tidak bisa melakukannya, maya sedang hamil tua aku bisa saja melukainya," gumam roni, yang gak bisa tahan melihat kemolekan istrinya ini yang membuatnya ingin lebih ganas.Beberapa saat mbak maya merasakan kalo roni tiba-tiba berhenti."Kenapa kamu berhenti?," tanya mbak maya yang masih ingin lebih."Maaf sayang, aku tidak bisa lanjut, aku gak mau kamu kecapean, kita akhiri sampai sini ya, kamu harus beristirahat," kata roni penuh perhatian."Baiklah, tapi kalo kamu mau lanjut juga gak papa, asalkan pelan saja," ucap mbak maya."Tidak sayang, kita lanjut kapan-kapan aja oke, aku gak mau kalo aku nanti menyesal," kata roni, mereka berdua pun setuju untuk
Last Updated : 2026-03-18 Read more