Untuk sementara pembangunan hotel dihentikan Devon dan Nazha kembali ke Jakarta, sementara si Mandor melaksanakan tugasnya, untuk menyelidiki Jamal, pelaku penusukan.Dua minggu berlalu Jamal, sudah keluar dari penjara dan langsung menuju rumah sakit, disana ia menemui Eneng putri satu-satunya yang sakit, dan hari ini gadis kecil itu sudah diperbolehkan pulang ke rumah dan hal itu membuat jamal senang.“Bapak senang kamu sembuh, “ucap Jamal memeluk putrinya lalu memberesi pakaian berjalan keluar kamar. Tanpa sepengetahuan Jamal, Mandor mengikuti setiap gerak geriknya , hingga Jamal sampai di rumah berdinding kusam sederhananya,“Bapak cari uang dulu ya, “ujar JamalJamal terus berjalan menuju arah pasar, seperti biasa memungut parkir liar disepanjang jalan pasar.Sementara itu di Jakarta, Nazha sedang membantu Devon menganti perban bekas luka tusuk, dengan cekatan Nazha mengolesi obat sebelum luka ditutup kembali, Devon menatap wajah cantik Nazha,yang begitu dekat , hidung mancung, d
Read more