Nazha berjalan pelan menuruni anak tangga, di tangannya menarik travel bag, mulutnya terkunci, tak ada pembelaan tentang tuduhan Reymon, sementara pria yang bersatus suami, duduk dengan wajah tegang dan tatapannya menajam ke arahnya.“Kamu memang jalang!” umpat Reymon.“Rey, beri aku kesempatan untuk berbicara malam itu…”“Cukup, aku tunggu kamu di mobil.” Reymon tak memberi kesempatan pada Nazha untuk berbicara, ia bangkit dari duduknya lalu pergi menuju mobil sedannya.Nazha mengikuti langkah Reymon, menuju mobil duduk di sebelah Reymon, mereka diam, hanya terdengar isak tangis, Nazha ingin berucap tapi lidah terkunci.Perjalanan waktu itu terasa menyiksa, hingga mobil sedan hitam berhenti di rumah Pak Agung. Wanita yang baru melepas masa lajang itu terdiam, Nazha ragu akan keluar.“Ayahku sakit, bisakah kita selesaikan masalah ini tanpa orang tuaku harus tahu,” pinta Nazha sambil menatap nanar Reymon.“Selesaikan bagaimana? Kamu menipuku, kamu tahu, aku menikahimu, dengan mempe
Última actualización : 2026-02-17 Leer más