Malam makin larut di kediaman Bayu. Keheningan yang menenangkan perlahan menyelimuti rumah megah tersebut setelah empat jagoan kecil, Arka, Bagas, Cakra, dan Daffa, tertidur lelap di boks masing-masing.Di kamar utama yang diterangi lampu temaram, Maudy baru saja selesai memakai krim malam di depan meja rias. Saat ia hendak berbalik menuju tempat tidur, dua lengan kokoh mendadak melingkar hangat di pinggangnya dari belakang."Mas Bayu... bikin kaget saja," bisik Maudy pelan."Anak-anak sudah tidur semua, Sayang," ujar Bayu lembut sambil menyandarkan dagunya di bahu Maudy."Suster sudah di sebelah kan, Mas?" tanya Maudy memastikan."Sudah dari tadi," jawab Bayu seraya mendaratkan ciuman hangat di leher istrinya. "Sekarang waktunya cuma buat kita berdua."Maudy memutar tubuhnya di dalam dekapan sang suami, lalu menatap wajah tegas Bayu dari dekat. Senyuman tipis terukir di bibirnya melihat binar mata Bayu yang begitu intens."Mas tidak capek seharian mengurus kepulangan anak-anak
Ler mais