“Astaga bagaimana ini Bimo?! Mama belum pakai baju!” seru Mayang panik. “Tenang Ma. Sekarang Mama sembunyi dulu di balik meja, biar Bimo yang membuka pintunya,”ucap Bimo dengan nada tenang. Mayang mengangguk.”Oke.” Setelah memastikan Mayang telah bersembunyi, Bimo membuka pintu ruangan rapat. Ceklek Saat pintu terbuka, terlihat salah satu staff Pemasaran berdiri di hadapannya. “Maaf Pak Bimo. Ada seorang gadis yang ingin bertemu dengan Anda sekarang. Gadis itu menunggu di lantai bawah,” ucap staff Pemasaran itu memberitahunya. Kening Bimo mengernyit.”Gadis?” “Iya, kalau gak salah namanya tadi Cindy,” jelas staff itu. “Oh Cindy cucunya Pak Toto. Saya akan segera menemuinya di bawah. Terima kasih informasinya Dewi.” “Iya sama-sama Pak.” Setelah staff tadi pergi, Bimo kembali menutup pintunya lalu menoleh ke belakang. “Ma keluarlah, sekarang sudah aman,” perintah Bimo. Mayang keluar dari tempat persembunyiannya lengkap dengan pakaian setelan kerja yang rapi. Wani
Dernière mise à jour : 2026-06-27 Read More