Bimo tersenyum smirk mendengar permintaan mama mertuanya itu.”Baiklah Ma, aku akan sering-sering jengukin Mama di kamar atas.” “Baiklah. Karena sekarang sudah malam, biar Tiara tidur di kamar bersama Mama dulu,”Mayang menatap Sella dan Rosa.”Dan kalian kembalilah ke kamar masing-masing. Biarkan Dian mengosongkan benih Bimo malam ini.” “Tapi Ma… “ belum sempat Sella melayangkan protes, Mayang sudah lebih dulu melototinya. “Ingat Sella, kita sudah punya jadwal masing-masing. Hari ini memang jatahnya Dian. Biarkan dia memerah batang suamimu sampai kempes hingga keluar anginnya doang. Kamu tidak boleh serakah ingin menikmati Bimo sendirian. Lagian kamu udah dapat jatah lagi di hari Sabtu bukan? Jadi bersabarlah,”ucap Mayang menasehati Sella. Sella berdecak kesal seraya menatap sinis ke arah Dian.”Baik Ma.” Satu-satu persatu dari mereka kembali ke kamar mereka masing-masing, menyisakan Bimo dan Dian saja disana. “Bimo, ayo kita buruan masuk. Mama udah gak sabar ingin menikmati sosis
ปรับปรุงล่าสุด : 2026-06-26 อ่านเพิ่มเติม