Kesadaran Bimo langsung pulih begitu Bu Maya melepaskan hisapannya di bawah sana. Dia dengan cepat menarik celananya ke atas.“Maaf tidak seharusnya kita melakukan hal ini,” ucap Bimo merasa bersalah karena sudah membayangkan Bu Maya sebagai Mayang, mama mertuanya. Meskipun wajah mereka sama, tapi tetap saja mereka adalah orang yang berbeda.“Why? Apakah ada wanita lain dihatimu tahanan 001?” tanya Bu Maya dengan nada bergetar, menahan air matanya.“Iya,” jawab Bimo jujur. “Dan wajah kalian sangat mirip.” Bu Maya mengangkat wajahnya yang terlihat memerah. “So, kenapa kamu tidak anggap aku adalah wanita itu? Dia mungkin sudah melupakanmu tahanan 001. Meskipun nanti kamu berhasil mendapatkan kebebasan, bukan berarti kamu bisa kembali ke keluargamu lagi!”Kening Bimo mengernyit saat mendengarnya. “Apa maksudmu?” Sebelum Bu Maya sempat menjawabnya, terdengar suara ketukan pintu yang amat keras mengejutkan mereka berdua.TOK! TOK! TOK! “Tahanan 001?! Apa Anda ada di dalam?! Cepat keluar
Last Updated : 2026-09-13 Read more