Semua orang reflek menutup hidung mereka masing-masing.“Hans? Kamu sakit perut? Udah sana buruan ke kamar mandi! Nanti kalau keciprit gimana?” suruh Mayang sambil mengibas-ngibaskan tangan di depan wajahnya. “Maaf Baby. Setiap kali aku melihat kecantikan dan kemontokanmu, perutku terasa mulas dan ingin kentut,” jawab Hans menggoda Mayang.Bukannya tergoda, Mayang malah terlihat semakin ilfeel. “Sepertinya kamu habis kesambet jin penunggu jengkol di belakang rumah ya? Udah sana pergi! Nanti keciprit beneran disini!” “Duh, My Baby kalau lagi marah makin cantik dan imut deh. Gemesin pengen digenjot,” tawa Hans blak-blakan dan tanpa tahu malu. “Yaudah, kalau dek Mayang malu ngeliatin kegantenganku ini, aku akan pergi sekarang.” Hans bangkit dari duduknya lalu melangkah pergi menuju kamarnya sambil bersenandung riang dengan wajah berbinar-binar.Setelah Hans menghilang, Tiara dan putrinya Kesya langsung menyambar tas mereka masing-masing dari atas kursi yang ada di sebelah mereka.“Ad
Last Updated : 2026-09-21 Read more