Sepeninggal Satria, Kaluna mulai mengerti bahwa menjadi ibu ternyata sangat melelahkan.Dia harus menyusui dengan tekanan dari bayi satunya yang menangis minta ASI.Nanny sudah memberi solusi agar Kaluna menyusui si kembar secara bersamaan tapi dia merasa aneh, dan lagi puncak dadanya mulai lecet dan perih.Berhenti menyusui dia makan kemudian menyusui lagi, baru istirahat lima menit—entah itu Arutala atau Arunika terbangun.Popoknya penuh lah atau pup lah. Memang semua itu dikerjakan Nanny sedangkan Kaluna hanya memperhatikan dari atas ranjang.Padahal dia lelah tapi dalam hati merasa tidak berguna. Seharusnya yang mengganti popok itu dia, bukan Nanny.Lalu bagaimana nanti jika Arutala dan Aruna menganggap ibunya adalah Nanny-Nanny itu?Kaluna mulai overthinking, tanpa terasa air mata mengalir pelan. Dia menangis.Salah satu nanny yang mengetahui itu segera keluar, dia memberitahu ibu tentang Kaluna.Dari dapur, ibu melangkah cepat memburu Kaluna yang ada di kamar.Dia ti
閱讀更多