“Itu mereka! Itu Putri Rina! Cepat tangkap!” teriak kawanan tersebut, suaranya parau memenuhi udara. Jaka membeku sejenak. Pikirannya melayang kembali pada potongan mimpi aneh yang pernah menghampirinya. “Ini aneh,” gumamnya di dalam hati. Jaka ingat betul, dalam mimpinya dulu ia melihat wujud manusia bertubuh binatang—bukan binatang bertubuh manusia. Dalam mimpi itu, setengah badan ke atas adalah manusia, sementara setengah badan ke bawah berbentuk binatang seperti kuda, keledai, atau bahkan macan. Namun yang menghadang mereka saat ini justru sebaliknya: bagian bawah tubuh mereka menyerupai manusia, sementara bagian atasnya adalah serigala buas. “Mereka itu pasukan pemberontak!” seru Rina tegas, walau ekspresi di wajah cantiknya tampak begitu tegang. “Mereka yang ingin mengkudeta kerajaan!” Glek! Jaka menelan ludah susah payah, lalu buru-buru mengesampingkan rasa penasarannya. Tidak ada waktu untuk mempertanyakan perbedaan wujud itu sekarang, sebab di depan mata, kawanan pembero
Read more