Merasa jika hubungannya sudah berada di ujung tanduk, Anya pun memilih untuk pasrah. Sejak ia melihat isi pesan di ponsel Bintang, ia sudah bisa menduga, jika suaminya, pasti akan lebih memilih untuk bersama dengan perempuan itu. Siapa Anya? Dia hanya pemeran pengganti alias stuntwoman dalam kisah cinta Bintang dan Bulan. Atau figuran, yang wara-wiri tidak jelas di belakang sang pemeran utama. Ada, tapi tak pernah dianggap ada. Suara derit pintu kamar terdengar. Namun Anya hanya bergeming. Perlahan ia rasakan pergerakan di atas kasur. Kemudian sentuhan tangan yang mengelus lembut rambut panjangnya. “Anya? Kamu sudah makan?” tanya Bintang perhatian. “Udah,” jawab Anya singkat. “Makan nasi?” “Makan hati.” Bintang tersenyum mendengarnya. “Sudah minum obat?” “Belum.” “Loh, kok belum. Diminum dong obatnya? Minum dulu yuk?” bujuk Bintang. “Soalnya yang sakit bukan kepala, tapi hatinya, Om,” isak Anya lirih. Semakin lama, semakin jelas. Menyayat hati siapa pun yang men
Read more