Dengar itu, langkah Joana sempat terhenti. Beberapa sekretaris wanita lain langsung tertawa penuh arti.“Memangnya dari mana kamu bisa tahu?”Ayu jawab dengan penuh keyakinan, “Dari instingku lihat pria.”Sudut bibir Joana terangkat bentuk senyum sinis penuh ejekan. Sepertinya insting Ayu benar-benar meleset jauh. Kalau gadis itu tahu selama lebih dari setahun nikah dengannya, Fajar belum pernah sentuh dia sekali pun, mungkin matanya akan langsung membelalak nggak percaya.Baru saja Joana keluar dari toilet, seseorang datang sampaikan pesan.“Joana, Pak Surya dan Pak Fajar sedang ada di ruang tamu. Mereka minta kamu ikut dengarkan pembicaraan.”Wajah cantik Joana langsung membeku sesaat.Kalau Surya dan Fajar ingin bicara, bukannya cukup mereka berdua saja? Ngapain panggil dia?Secara naluriah, Joana nolak. Namun ketika Joana kembali ke ruang kerjanya, Surya kembali kirim orang untuk panggil Joana sekali lagi. Pada akhirnya, dengan setengah hati Joana tetap pergi menuju ruang tamu.Ngg
Read more