Suara panik langsung memenuhi studio."Panggil ambulans sekarang!" teriak Sari begitu melihat Aluna terjatuh.Beberapa staf berlari mendekat. Seseorang mengambil air, yang lain mencoba menyadarkan Aluna, tapi tubuhnya tetap tidak merespons."Jangan digerakkan dulu!" kata salah satu tim dengan panik."Lebih baik pindahkan dulu ke sofa. Bu Aluna sedang hamil.""Semoga bayinya tidak kenapa-kenapa."Sari berlutut di samping Aluna, wajahnya pucat. "Aluna, kamu dengar aku?" Sari ketakutan.Tidak ada jawaban. Tangan Sari gemetar saat meraih ponsel. Ia hanya punya satu nama di kepala. Arjuna."Ya. Aku perlu menghubunginya."Di kantor, Arjuna masih berdiri di dekat jendela ketika ponselnya bergetar.Nama Sari muncul di layar. Entah kenapa, dadanya langsung terasa tidak enak dan langsung Aluna yang terpikirkan.Arjuna mengangkat telepon."Halo. Pak Arjuna!" suara Sari terdengar panik, hampir menangis. "Bu Aluna, Pak. Bu Aluna pingsan di studio!"Dunia Arjuna seketika berhenti. Dadanya rasanya t
最後更新 : 2026-04-21 閱讀更多