Malam semakin larut.Rumah singgah kembali dipenuhi keheningan.Hanya suara riak air yang sesekali terdengar dari luar jendela, berpadu dengan cahaya lembut yang memantul dari permukaan lautan tanpa ujung.Ayla duduk di dekat meja sambil memandangi peta kuno yang dibentangkan Kuda Hitam.Peta itu tidak seperti peta biasa.Garis-garisnya terus bergerak perlahan, seolah hidup.Beberapa jalur memudar, sementara jalur lain muncul dengan sendirinya."Ini bukan peta dunia," gumam Ayla."Bukan."Kuda Hitam menggeleng."Ini peta jalur antarruang.""Jalur yang hanya diketahui oleh sedikit orang."Ayla mengangguk pelan.Ia sadar, dunia yang sedang ia masuki jauh lebih rumit daripada yang pernah ia bayangkan.Setelah beberapa saat memperhatikan peta, Ayla kembali teringat pada nama yang baru saja disebut."Shizuka...""Dia benar-benar akan membantu kita?"Kuda Hitam tidak langsung menjawab.Ia menatap nyala lentera kristal beberapa saat sebelum akhirnya menghela napas panjang."Jika masih mengin
Read more