Ayla tidak langsung bergerak. Keheningan di antara mereka terasa berbeda setelah semua yang ia lihat. Bukan lagi sunyi yang kosong, melainkan sesuatu yang hidup mengalir pelan di antara napas mereka, di antara jarak yang nyaris tidak ada. Namun perlahan… sesuatu yang lain mulai muncul. Kesadaran. Waktu. Ia tidak tahu sudah berapa lama berada di tempat ini. Lorong itu, kenangan itu, semua terasa seperti berlangsung begitu lama namun juga terlalu cepat untuk diukur. “Aku harus…” napasnya belum stabil, “keluar dari sini.” Kata-kata itu terdengar lebih seperti pengingat pada dirinya sendiri daripada keputusan. Makhluk itu tidak menahannya. Ia hanya berdiri di sana, menatap Ayla dengan tatapan yang sama tenang, dalam, dan entah kenapa… memahami. “Tempat ini tidak akan hilang,” katanya pelan. Ayla menoleh sedikit. “Dan kau juga tidak,” lanjutnya. Kalimat itu sederhana. Namun cukup untuk membuat dadanya terasa berat. Seolah apa pun yang baru saja terjadi… bukan s
Last Updated : 2026-04-23 Read more