Selama seminggu berikutnya, aku memperlakukan Daniel dengan dingin.Dia mengira aku hanya marah atas tindakan-tindakannya di masa lalu dan akan segera melupakannya dalam beberapa hari.Namun, ketika aku membuang hadiah-hadiah darinya untuk ketujuh kalinya, dia kehilangan kesabaran dan menatapku dengan dingin."Cukup, Emira! Kesabaranku ada batasnya."Aku tak punya tenaga untuk berdebat dengannya. Surat pemberitahuan audit mendadak dari badan intelijen tiba dan kelihatannya aku akan sangat sibuk mulai sekarang.Lalu, saat makan malam, Daniel mendorong sebuah tas Bermès yang masih baru ke arahku."Selamat ulang tahun pernikahan, Sayang!"Saat itu aku tersadar bahwa hari ini adalah ulang tahun pernikahan kami.Melihat tas yang indah itu, hatiku sedikit melunak.Aku ingat ketika Daniel dan aku pertama kali bersama, aku pernah bilang padanya bahwa koleksi Bermès warna putih adalah favoritku.Aku tak menyangka dia akan mengingatnya.Namun, begitu aku membuka tas itu, aku menemukan lipstik ya
Baca selengkapnya