Bab 212: Pembekuan Rekening PuskesmasLampu gantung kristal di ruang VIP Puskesmas Elite memantulkan cahaya putih yang menyilaukan mata.Leo duduk di kursi kulit kebesarannya dengan tenang, membiarkan keheningan menguasai ruangan.Pintu kayu jati berukir itu didorong terbuka tanpa ada suara ketukan sopan dari luar.Seorang pria berperut buncit melangkah masuk mengenakan setelan jas abu-abu bermerek mahal.Tomi, Kepala Bank Daerah tingkat kabupaten, berjalan angkuh melewati deretan sofa tamu.Dua pengawal berbadan tegap berdiri menjaga di ambang pintu masuk."Puskesmasmu sangat mewah untuk ukuran klinik tingkat desa, Dokter Leo," sapa Tomi menyebarkan pandangannya ke seluruh penjuru ruangan."Interior ini pasti menghabiskan ratusan juta dari dana operasionalmu yang terbatas."Leo tidak mengalihkan pandangannya dari tumpukan rekam medis digital di tabletnya."Urusan tata ruang gedung ini bukan bagian dari layanan perbankanmu," balas Leo singkat.Tomi mendengus pelan mendengar respons
Read more