Ujung pena tinta hitam itu bergetar hebat di atas kertas bermaterai.Tono menekan ujung penanya, meninggalkan coretan tanda tangan yang tidak beraturan.Darah kotor menetes dari dagu pria paruh baya itu secara terus-menerus.Noda merah menetes membasahi bagian bawah dokumen pengalihan aset secara permanen.Leo menarik kertas itu dari bawah tangan Tono yang mulai melemas tak berdaya."Kau sudah menepati bagian kesepakatanmu dengan sangat baik," ucap Leo melipat dokumen tersebut."Tolong aku, Dokter. Napasku mau putus," mohon Tono tersengal-sengal menahan perih."Aku selalu menepati janji pada rekan bisnis baruku," tanggap Leo.Tangan kanan Leo mengeluarkan sebatang jarum perak dari kotak medis di sakunya.Dia menusukkan jarum itu menembus titik meridian paru-paru Tono dalam satu gerakan cepat.Tono tersentak keras, meraup udara dengan rakus ke dalam paru-parunya yang tersumbat.Rasa sakit di dadanya berkurang drastis, memberikan perpanjangan waktu sementara bagi organ vitalnya.Suar
Read more