Senyum Chloe terangkat miring, sarat akan kemenangan.Kepanikan dari wajah sang ayah yang baru saja menebak rencananya, membuat Chloe semakin menikmati kekalahan pria ini.“Tentu saja.” Chloe membalas pelan, seringai di bibirnya masih begitu kentara. “Aku merencanakan semua ini hanya untuk satu tujuan, Pa. Membongkar seluruh kebusukanmu di depan semua orang agar mereka memvonismu secara langsung. Agar mereka melihat, seperti apa Tuan James yang mereka elukan sebagai pria setia dan baik hati ini.” Tatapan Chloe setajam belati saat kalimat terakhir meluncur dari bibirnya.James menggebrak meja kayu di hadapan mereka, suara dentuman keras menggema di ruang ini. “Kamu benar-benar sangat keterlaluan, Chloe!” James mengamuk, napasnya memburu dengan wajah merah padam karena amarah yang meledak-ledak. “Aku ini ayahmu! Bagaimana bisa kamu menjebak ayahmu sendiri dan mempermalukanku di depan banyak orang, Chloe! Kamu saja mencoreng nama keluarga!”Chloe tetap duduk dengan posisi tegak, bibirny
Baca selengkapnya