Chloe terdiam. Rasa hangat membuncah di dalam dadanya, meluruhkan sisa-sisa trauma dan ketakutan masa lalu yang sempat membelenggu pikirannya. Pria di hadapannya ini, pria yang dulunya dia sangka asing, ternyata selalu menjadi pelindungnya, bahkan merelakan segalanya demi kebahagiaannya."Kenapa diam?" tanya Arley pelan, dia mengikis sisa jarak di antara mereka. "Masih ragu padaku?"Chloe menggeleng pelan. Dia menatap Arley begitu dalam. Pandangan matanya tidak lagi dipenuhi kebingungan atau ketakutan, melainkan keyakinan yang sepenuhnya dia berikan pada pria ini."Aku tidak ragu lagi, Arley," bisik Chloe.Tangan Chloe terangkat, jemarinya menyentuh rahang tegas Arley. Dia mengusap pelan rahang tegas itu.Sentuhan lembut itu membuat Arley tertegun sejenak, dia menatap Chloe dengan binar mata yang mendalam. Tanpa menunggu Arley bersuara, Chloe mencondongkan tubuhnya, lalu dia mendaratkan kecupan lembut di bibir pria itu.Ciuman kali ini tidak tergesa-gesa. Sangat tenang, penuh kehanga
Read more