"Itu sudah masa lalu, Reza. Jangan diungkit lagi," bisik Kalia lembut. "Tapi rasa bersalah itu masih ada dan tinggal di hati. Jadi sekarang, aku ingin menebusnya seribu kali lipat. Aku ingin membuatmu merasa menjadi wanita yang paling bahagia, paling dihargai, dan paling dicintai di seluruh dunia." Reza menunjuk seluruh ruangan dan rumah megah itu dengan tatapan bangga. "Rumah ini, harta ini, kekayaan ini, semuanya milik kamu sepenuhnya. Kalau kamu mau ubah desain interiornya lagi sesuka hati, silakan. Kalau kamu mau beli apa saja, mau jalan-jalan, mau belanja, silakan saja. Kartu kreditku, aksesku, kekuasaanku, semuanya ada di tanganmu sekarang. Kamu Ratu di sini, Sayang. Perintahmu adalah hukum." Kalia tersenyum bahagia, air matanya hampir menetes lagi melihat ketulusan suaminya. Ia tidak pernah bermimpi akan sampai pada titik ini. Dari wanita yang terpuruk dan tidak berdaya, kini ia memiliki segalanya; cinta, kekayaan, kehormatan, dan keluarga yang utuh. Saat mereka sedan
Dernière mise à jour : 2026-04-17 Read More