Langkah kaki Kalia terasa berat karena haru, namun kakinya seolah memiliki keinginan sendiri untuk terus maju mendekati pria itu. Saat jarak mereka tinggal beberapa meter lagi, Reza pun mulai melangkah maju menyambutnya. Suara musik instrumental klasik yang lembut dan indah mulai mengalun merdu, mengiringi setiap langkah mereka, seolah menjadi soundtrack dari kisah cinta mereka yang rumit namun indah. "Selamat datang, Kalia," ucap Reza lembut saat ia sudah berdiri tepat di hadapan wanita itu. Suaranya terdengar serak namun sangat menenangkan. Ia mengulurkan tangannya yang besar dan kuat ke hadapan Kalia. "Maukah kau berjalan bersamaku?" Kalia menatap tangan itu, lalu menatap wajah Reza. Dengan tangan yang gemetar karena haru, ia meletakkan tangannya di atas telapak tangan suaminya. Genggaman Reza erat, hangat, dan memberikan rasa aman. "Aku mau," jawab Kalia dengan isak tangis yang tertahan. "Aku mau berjalan bersamamu, Reza." Mereka pun mulai berjalan berdampingan, menyusur
Última atualização : 2026-04-10 Ler mais