Sementara itu, di sebuah ruangan khusus yang terisolasi, kedap suara, dan minim cahaya, Nadia duduk menggigil ketakutan di sudut kamar. Ia sudah tidak terlihat cantik, tidak terlihat anggun dan modis seperti dulu. Rambutnya berantakan kusut, matanya merah sembab, dan tatapannya kosong hampa bagai orang yang sudah kehilangan akal sehatnya. Suara pintu besi berderit keras terbuka. Reza masuk dengan langkah yang tenang dan gagah, memancarkan aura penguasa yang tak tersentuh. "Reza... Sayangku..." Nadia langsung merangkak mendekat, suaranya terdengar lemah namun masih berusaha memanipulasi. "Kamu datang untuk membebaskanku kan? Kamu tahu kan aku melakukan itu semua karena aku cinta sama kamu? Ayo kita mulai lagi... Aku janji aku akan jadi istri yang baik buat kamu, yang lebih baik dari Kalia..." Reza tertawa kecil, tawa yang dingin, sinis, dan sangat menakutkan di ruangan yang sunyi itu. "Cinta? Kamu tahu apa arti cinta yang sesungguhnya, Nadia?" tanya Reza perlahan. "Cinta itu rela
Dernière mise à jour : 2026-04-19 Read More