Violet menghela napas pelan, berusaha mengusir rasa curiga yang masih mengganjal di hatinya.'Mungkin hanya perasaanku saja,' pikir Violet. 'Lucas memang lemah dan sakit-sakitan. Tidak mungkin dia menyembunyikan sesuatu.'"Bunga, ayo," panggil Leo dari samping, seketika membuat Violet tersadar dari lamunan."Kamu harus ganti pakaian dulu. Aku tunjukkan kamar yang bisa kamu pakai," lanjut Leo mengingatkan.Violet mengangguk. "Oh, iya." Ia berjalan mengikuti Leo, melewati Lucas yang masih tersenyum ramah."Sampai jumpa nanti, Nona Violet," kata Lucas dengan suara lembut."Sampai jumpa," balas Violet, berusaha tersenyum natural.Mereka masuk ke sebuah kamar di ujung lorong. Violet membersihkan diri dan berganti pakaian dengan salah satu pakaian pinjaman. Setelah selesai, mereka kembali ke ruangan tempat Luke beristirahat.Luke sudah terbangun dan duduk di tempat tidur. Wajahnya masih pucat, tapi matanya sudah lebih jernih. Ia tersenyum melihat Violet."Nona Violet," sapanya. "Aku mendeng
Read more