"Jangan katakan hal yang memalukan seperti itu," gerutu Violet, tak menyangka Dylan akan berbicara senakal itu.Sudut bibir Dylan terangkat membentuk seringai lebar."Kalau begitu, kamu yang memulai," kata Dylan menatap penuh hasrat. Tangannya dengan nakal bergerak terus menyentuh area sensitif Violet yang mulai basah.Violet menelan ludah menatap milik suaminya yang besar dan panjang sudah berdiri tegak menyentuh perutnya."Baiklah..." gumam Violet akhirnya setuju. Ia pun sudah merasa gelisah karena sentuhan Dylan membuat airnya naik.Violet duduk tegak, rambut panjangnya tergerai menutupi sebagian punggung. Dengan napas yang mulai memburu, ia mulai menggerakkan pinggulnya turun.Benda tumpul itu menerobos masuk, membuat Violet tanpa sadar mendesah pelan."Ahh..."Alis Dylan mengernyit. Tangannya memegang pinggang Violet, tidak memaksa, hanya membantu Violet sampai memasukkannya semuanya."Pelan-pelan saja, permata."Violet menarik napas. Menunduk dan mencengkram pundak Dylan sambil
اقرأ المزيد